Tips Cara Melatih dan Ciri Ayam Dengan Pukulan Mematikan

Tips Cara Melatih dan Ciri Ayam Dengan Pukulan Mematikan

Pembahasan Mengenai Tips Cara Melatih dan Ciri Ayam Dengan Pukulan Mematikan Seekor ayam bangkok aduan disegani karena kemampuan memukulnya. Selain kemampuan bertahan, kemampuan pukulan juga merupakan modal awal yang musti dimiliki ayam aduan juara yang ingin memenangkan setiap perang gebrak di gelanggang. Adapun dalam praktiknya, kita bisa melihat bagaimana teknik bertarung dan jenis pukulan yang dimiliki suatu ayam ketika ia tengah bertanding.

Namun, dari pengalaman para botoh yang telah terasah, mengetahui apakah suatu ayam bangkok memiliki pukulan yang baik atau tidak, cukup dapat dilihat dari ciri-ciri khusus pada postur tubuhnya. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beberapa tips cara melatih dan ciri ayam dengan pukulan mematikan :

♦ Ciri Ayam Bangkok dengan Pukulan Mematikan
Ayam bangkok yang memiliki pukulan mematikan pasti membutuhkan postur tubuh yang proporsional. Modal tersebut diperlukan untuk menciptakan pukulan kuat yang tepat sasaran mengenai bagian vital tubuh lawan. Secara lebih khusus, yang dimaksud dengan postur tubuh proporsional pada ayam dengan pukulan mematikan dapat dicirikan oleh bentuk badan, ukuran dan bentuk tulang, posisi badan, bentuk cakar, bentuk kaki, leher, dan bulunya.

➢ 1. Bentuk Badan
Ayam dengan pukulan mematikan umumnya mempunyai bentuk badan yang bulat dan agak panjang. Bentuk badan seperti ini umumnya dapat menampung jumlah otot yang lebih banyak. Otot yang kuat pada ayam tersebut juga dicirikan dengan tekstur dagingnya yang seperti karet. Anda bisa menyentuh dan menarik otot pahanya untuk mengetahui seberapa kuat dan mematikan pukulan ayam bangkok aduan Anda.

➢ 2. Ukuran dan Bentuk Tulang
Tulang adalah organ gerak yang tak bisa dilupakan begitu saja. Tulang juga menunjang kekuatan pukul pada ayam aduan. Ayam aduan dengan pukulan kuat umumnya dicirikan oleh oleh ukuran tulang yang besar dan bentuknya bulat. Lihat pada bagian tulang kakinya dan Anda akan tahu seberapa kuat dan mematikannya pukulan dari ayam aduan Anda.

➢ 3. Posisi Badan
Posisi badan menentukan dalam menciptakan suatu pukulan yang mematikan. Dari pengalaman para botoh, ayam yang memiliki posisi badan bersudut 90 derajat sehingga punggungnya agak lurus, umumnya punya lebih banyak kesempatan untuk menyerang. Jadi jangan lupakan ciri yang satu ini.

➢ 4. Cakar dan Jari
Cakar dan jari yang kuat memegang peran penting dalam menciptakan pukulan yang dahsyat dan menimbulkan luka. Perhatikanlah ayam-ayam aduan yang spesifikasinya menjadi ayam pukul. Lihat bentuk cakar atau jari tengahnya. Ayam pukul trah juara umumnya memiliki jari tengah melengkung atau bengkok ke dalam.

➢ 5. Bentuk Kaki
Bentuk dan sudut kaki yang tepat akan menjadi modal awal bagi terciptanya gontayan kuat saat ayam memukul. Jika Anda melihat ayam dengan bentuk kaki agak siku bila diangkat, dapat dipastikan bahwa ayam tersebut adalah ayam trah juara, terutama jika dipadukan dengan keenam ciri ayam dengan pukulan mematikan lainnya.

➢ 6. Bentuk Leher
Bentuk leher yang besar dan rapat merupakan ciri ayam aduan dengan pukulan mematikan. Leher yang demikian menunjukan bahwa ayam tersebut memiliki otot-otot leher yang kuat. Otot leher yang kuat mencirikan otot tubuhnya juga kuat. Untuk urusan otot, Anda bisa melatih ayam aduan Anda dengan latihan-latihan fisik tertentu.

➢ 7. Bulu Lebat
Ciri ayam bangkok dengan pukulan mematikan adalah bulu yang lebat. Bulu terutama di bagian sayap adalah amunisi utama untuk memenangkan duel udara. Bulu yang lebat memungkinkan ayam aduan Anda lebih dapat bervariasi dalam menciptakan manuver-manuver tak terbendung saat ia tengah bertanding.

Nah, demikianlah beberapa ciri ayam bangkok dengan pukulan mematikan. Ayam dengan kondisi tubuh seperti tersebut di atas, ketika ditandingkan pasti akan dengan mudah mengempur lawan. Selain menunjukan ciri pukulan yang mematikan, postur tubuh tersebut juga dipastikan akan kuat menahan gempuran lawan.

Baca Juga : Tips Cara Meningkatkan Mental dan Gaya Tarung Ayam Aduan

Ayam bangkok merupakan jenis Ayam aduan yang paling populer di seluruh dunia. Sejarah Ayam bangkok dan perkembangannya di Indonesia sudah ada sejak zaman dahulu. Sampai saat ini eksistensi Ayam bangkok aduan masih tetap populer di kalangan para pecinta Ayam laga. Jika anda ingin memenangkan pertaindangan sebuah arena ayam, maka kami memiliki tips nya, Berikut tips tersebut.

Pada dasarnya setiap Ayam bangkok memiliki kelebihan khusus dan beserta kekurangannya, baik itu dalam bentuk fisik, teknik, dan mental. Namun kelebihan tersebut tidak akan maksimal jika anda tidak memberikan perwatan dan latihan yang maksimal. Berikut ini adalah cara melatih pukulan mematikan Ayam muda yang dapat anda terapkan:

➢ 1. Latihan senam
Latihan senam adalah cara paling simpel untuk melatih puklan mematikan Ayam muda. Walapun terlihat sepele, senam sangat berguna untuk membentuk otot Ayam aduan. Seperti yang kita ketahui kalau pukulan yang keras perlu dukungan otot yang kuat.

Latihan senam bisa dilakukan ketika pagi hari, yaitu sebelum memandikan Ayam aduan. Anda bisa melatih lompatan dengan mengangkat Ayam hingga setinggi lutut kemudian dijatuhkan ke tanah. Pastikan tanah tidak keras dan bila perlu berikan air agar permukaan tanah menjadi basah. Kemudian anda bisa juga memberikan senam leher, senam sayap, puss up dan latihan ringan lainnya.

➢ 2. Latihan renang
Mungkin latihan renang adalah bentuk latihan yang tergolong unik, tapi kenyataanya latihan renang sangat bermanfaat untuk membentuk otot Ayam bangkok. Jika latihan senam hanya membentuk sebagian kecil otot tubuh Ayam , maka dengan melatih renang Ayam dapat menguatkan keseluruhan otot di tubuh Ayam .

Cara latihan ini yaitu dengan melemparkan Ayam di tengah kolam atau sungai lalu biarkan Ayam berenang ketepian. Anda bisa mencobanya hingga beberapa kali tapi harus disesuaikan dengan kesanggupan Ayam . Jika Ayam bangkok sudah terlihat kelelahan sebaiknya latihan dihentikan dan dilanjutkan hari berikutnya.

➢ 3. Latihan Kliter
Nah mungkin sobat botoh masih ada yang belum tahu mengenai cara latihan kliter ini. Latihan kliter adalah melatih kekuatan puklan dan mental Ayam bangkok dengan cara Ayam disuruh mengelilingi kandang bundar (kurungan). Dengan begitu otot pada Ayam bangkok akan lebih cepat keras serta mental Ayam akan meningkat.

Pertama-tama untuk melakukan latihan ini dibutuhkan dua ekor Ayam , yatu satu Ayam yang ingin dilatih dan satu Ayam sebagai pembentunya. Masukan Ayam pembantu (untulan) ke dalam kurungan kecil kemudian kurungan kecil di tutup dengan kurungan besar. Selanjutnya biarkan Ayam berlali mengelilingi kurungan untuk mencari celah bertarung. Untuk latihan kliter ini dapat dilakukan dengan durasi 15-20 menit lalu Ayam bisa diistirahatkan. Karena latihan ini termasuk latihan yang menguras tenaga sebaiknya dilakukan 2-3 hari sekali saja.

➢ 4. Latihan dengan boneka Ayam
Boneka Ayam merupakan salah satu terobosan terbaru dalam dunia Ayam aduan. Boneka ini biasa dipakai untuk melatih pukulan dan mental Ayam bangkok. Dengan menggunakan boneka Ayam resiko Ayam mengalami cidera jauh lebih kecil. Nah jika anda tertarik anda bisa membelinya ke penyedianya langung, atau dengan browsing di internet karena ada banyak sekali penjual alat-alat Ayam aduan secara online.

Dengan boneka Ayam ini akan dijadikan sebagai sarana melatih pukulan Ayam . Normalnya Ayam akan langsung menyerang jika melihat boneka Ayam karena memang boneka ini hampir mirip dengan Ayam sungguhan. Selain dengan boneka ini anda juga dapat melatih Ayam bangkok yang belum berani bertarung.

➢ 5. Latihan Ayunan
Latihan ayunan pada Ayam bangkok mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan keseimbangan Ayam bangkok. Kemudian latihan ini juga dapat meningkatkan akurasi pukulan serta mengencangkan otot kaki dan otot sayap Ayam bangkok aduan.

Pertama-tama siapkan kayu dengan panjang sekitar satu meter, kemudian buat menjadi ayunan. Untuk latihannya silahkan letakan Ayam yang akan dilatih tepad di bagian kayu. Lalu ayunkan dan biarkan Ayam berusaha mejaga keseimbangannya. Biasanya ketika baru pertama Ayam akan lebih mudah jatuh, jadi anda perlu bersabar hingga cengkraman kaki Ayam ke kayu menjadi kuat.

➢ 6. Latihan tarung
Kemudian cara melatih pukulan mematikan Ayam bangkok muda yang terakhir adalah latihan tarung. Dalam tahap ini adalah proses akhir latihan dimana kita akan menguji dan menilai kualitas tempur Ayam bangkok. Jadi jika latihan sebelumnya dilakukan dengan benar mudah-mudahan hasil latihan tarung akan memuaskan sehingga Ayam benar-benar siap diadu di gelanggang.

Ketika latihan tarung ada beberapa hal penting yang perlu diperharikan, yaitu:

• Durasi atau waktu yang disesuaikan dengan kesanggupan Ayam
• Jalu sebaiknya dibungkus agar Ayam tidak cedera
• Pilih lawan abar yang seimbang, baik itu usia maupun ukuran tubuh
• Selanjutnya yang terpenting adalah melakukan latihan tarung ketika Ayam dalam kondisi sangat baik.

Tips Cara Meningkatkan Mental dan Gaya Tarung Ayam Aduan

Tips Cara Meningkatkan Mental dan Gaya Tarung Ayam Aduan

Pembahasan Mengenai Tips Cara Meningkatkan Mental dan Gaya Tarung Ayam Aduan Keberanian yang kuat merupakan modal utama bagi ayam aduan untuk dapat mengalahkan lawan. Ayam yang punya keberanian tinggi dan tahan sakit akan membuat mental lawannya turun saat diadu. Saat mental lawan turun itulah, lawan akan semakin mudah untuk dikalahkan. Nah, menyadari bahwa mental berani bagi ayam sangat menunjang bagi kemenangannya di medan laga, maka sebagai botoh kita harus bisa melatih keberanian itu supaya muncul dari dirinya. Berdasarkan pengalaman saya, mental berani pada ayam bisa dilatih dengan beberapa cara. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beberapa tips cara meningkatkan mental dan gaya tarung ayam aduan :

♦ Cara Meningkatkan Mental Berani pada Ayam Bangkok
Satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk melatih keberanian pada ayam bangkok adalah dengan melakukan jajal tarung. Kendati begitu, kita tidak bisa melakukan jajal tarung pada ayam bangkok yang akan dilatih dengan sembarang lawan.

Ada aturan khusus yang harus diterapkan agar latihan jajal tarung menghasilkan perubahan mental yang optimal. Anda harus memilih lawan jajal tarung yang punya keunggulan. Berikut ini jenis lawan jajal tarung yang saya rekomendasikan untuk melatih mental berani pada ayam aduan Anda.

➢ 1. Jajal Tarung dengan Ayam yang Punya Pukulan Keras
Agar keberanian meningkat, ayam dapat ditarungkan dengan ayam lain yang punya pukulan keras. Kendati begitu, Anda harus memastikan bahwa ayam lawan tersebut secara teknik tarung masih seimbang dengan ayam Anda sehingga ayam Anda tidak sampai mengalami luka.

Bila dilatih tarung dengan ayam berpukulan keras secara rutin, tubuh ayam Anda akan terlatih untuk menerima pukulan. Secara alamiah, setiap pukulan keras dari ayam lawan akan membuat otot-otot ayam Anda akan menjadi lebih keras dan tahan pukulan. Ayam yang sudah sering menerima pukulan keras atau sangat keras akan bertambah keberaniannya. Tidak ada lagi lawan yang ditakutinya. Ciri ayam berpukulan keras antara lain berkaki kecil dengan jari merit.

➢ 2. Jajal Tarung dengan Ayam yang Lebih Agresif
Bila mental ayam yang dilatih cukup baik, sebaiknya dipilih lawan latih tarung yang lebih agresif. Namun bila mental ayam Anda tergolong sangat buruk, maka ayam tersebut jangan ditarungkan dengan ayam yang lebih agresif. Hal ini dapat menyebabkan ayam yang dilatih bukannya semakin berani, justru malah menjadi takut. Ayam yang sudah berani melawan ayam agresif, mentalnya akan semakin bagus. Ia tak akan mudah menyerah sekalipun menemukan lawan yang berat di laga yang sebenarnya.

➢ 3. Jajal Tarung dengan Ayam yang Lebih Tua
Ayam yang lebih tua biasanya akan menakuti ayam yang lebih muda. Bila ayam yang dilatih sudah berani menghadapi lawan yang lebih tua, terlebih dapat mengalahkannya, mental dan keberaniannya akan sangat meningkat.

Baca Juga : Cara Menang Banyak Roulette Casino Online Joker338

Untuk memperkaya gaya dan teknik tarung, ayam aduan perlu diberi pengalaman dan latihan bertarung dengan berbagai ayam yang memiliki beragam gaya tarung. Secara alamiah ayam akan menghadapi lawannya dengan gaya tarung yang berbeda tergantung gaya tarung lawannya. Dengan menarungkan keduanya, masing-masing ayam akan belajar tentang bagaimana teknik-teknik tarung yang dilancarkan oleh lawannya.

Latihan tarung dengan ayam sparing partner ini dilakukan seminggu sekali selama 1-2 x 15 menit, tergantung kondisi ayam yang dilatih. Setiap minggu ayam tersebut ditarungkan dengan ayam yang berbeda-beda.

♦ Tips Memperkaya Teknik Tarung Ayam Aduan
Sebelum menarungkan ayam, kita harus mempersiapkan lawannya terlebih dahulu. Ayam lawan bisa berasal dari ayam milik sesama pehobi ayam di sekitar lingkungan Anda. Baik ayam Anda maupun ayam lawan, terlebih dahulu dipersiapkan dengan memberinya makan segenggam nasi putih dan memandikannya. Jika memiliki jalu, sebaiknya jalu kedua ayam tersebut dibungkus dengan plester untuk menghindari luka berat. Setelah kedua ayam siap, selanjutnya ayam ditarungkan selama 15 menit (satu air).

• Memilih Ayam Sparing Partner
Jika ditujukan untuk memperkaya gaya dan teknik tarung, saat mengabar kita perlu mempertimbangkan kualitas tarung ayam yang menjadi lawan kita. sebaiknya dipilih ayam dengan kriteria tertentu agar tujuan Anda mencetak ayam dengan teknik tarung yang banyak bisa tercapai. Nah, berikut ini 3 kriteria ayam sparing partner yang dapat Anda pilih.

• a. Sparing partner dengan ayam seimbang
Yang pertama adalah sparing partner dengan kriteria sama atau seimbang dengan ayam kita. Bertarung dengan ayam yang seimbang akan membuat ayam kita semakin kuat dan terasah gaya dasarnya serta kemampuan terbesarnya. Dengan gaya yang sama, ayam akan betul-betul melatih kekuatan dan ketahanannya. Bila kekuatannya sama, maka ayam dapat bertahan lama atau seri. Ayam seperti ini dapat digunakan berkali-kali latihan asalkan jangan sampai kalah dalam tempo 15 menit uji tanding.

• b. Sparing partner dengan ayam pengalaman
Cara ini cukup berisiko karena ayam yang dilatih akan kalah tua, kalah keras, dan kalah pengalaman, bahkan mungkin juga kalah taji. Untuk mengurangi risiko, kondisi ayam yang dilatih harus benar-benar sempurna sehingga mentalnya bagus, tidak takut dengan ayam lain. Selain itu, taji ayam berpengalaman harus dibungkus kain atau plaster.

Dalam pertarungan ini, ayam berpengalaman biasanya akan tenang terkendali dalam melakukan serangan maupun tangkisan, sedangkan ayam yang dilatih belum bisa tenang, masih was-was.

Tenangnya ayam sebagai sparing partner sangat menguntungkan ayam yang dilatih karena dikira takut atau minimal tidak menakuti lawan. Akibatnya, ayam yang dilatih akan naik mentalnya dan semua kemampuannya akan secara penuh keluar. Ayam yang dilatih akan banyak melakukan serangan, sedangkan sparing partner-nya akan banyak bertahan dan mencari posisi, baru kemudian melakukan serangan.

• c. Sparing partner dengan ayam bergaya tarung beragam
Gaya bertarung ayam laga bermacam-macam, yaitu gaya atas dan gaya bawah. Dalam bertarung, ayam bergaya atas kepalanya tidak pernah turun, selalu mencari sasaran patukan di daerah kepala lawan. Pukulannya diarahkan di daerah leher sampai daerah kepala, sering dari arah depan Kalau bisa ngalung, pukulan yang dilancarkan adalah pukulan serong. Pukulan ini sangat sulit diantisipasi. Ayam seperti ini biasanya berpostur tinggi dan ramping, berbulu lebat, dan berbobot ringan.

Sementara ayam bergaya bawah sering mencari kesempatan memukul dari belakang dengan cara menunduk masuk di bawah tubuh di antara dua kaki lawan, kemudian muncul dari belakang dan berputar sambil mendorong lawan sehingga lawan hilang keseimbangan hampir tersungkur. Dalam keadaan ini, ayam akan mudah mematuk kepala bagian belakang dan mudah melancarkan pukulan. Bila pukulannya istimewa, lawan dapat langsung roboh.

Bila ayam dengan gaya tarung beragam tersebut dijadikan sparing partner, ayam yang dilatih akan belajar mengantisipasi gaya tarung lawan hingga ayam tersebut menemukan cara untuk menyerang dan memasukkan pukulannya. Namun, bila ayam tidak dapat belajar mengantisipasi gaya tarung lawan yang beragam, sebaiknya dicarikan lawan yang mempunyai gaya monoton. Demi amannya, dapat saja ayam tersebut tidak diikutkan ke arena laga.

Nah, demikianlah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk memperkaya gaya dan teknik tarung ayam aduan. Semakin sering dilatih dengan gaya beragam, ayam yang dilatih akan menemukan cara terbaik untuk mengantisipasi serangan lawan dan memasukkan pukulan. Akibatnya, saat ditarungkan di arena laga, ayam yang dilatih tidak akan terkejut dengan gaya tarung lawan dan sudah tahu cara menghadapinya. Semoga bermanfaat!