Tips Cara Latih dan Merawat Ayam Agresif Usai Tanding

Tips Cara Latih dan Merawat Ayam Agresif Usai Tanding

Pembahasan Mengenai Tips Cara Latih dan Merawat Ayam Agresif Usai Tanding Kita semua pasti tau bahwa ayam jantan adalah jenis ayam jago. Setiap ayam jantan bisa menjadi ayam aduan yang handal. Namun hal ini pastinya harus didukung dengan pelatihan ayam tersebut. Maka dari itu, ayam aduan yang ditarung didalam permainan sabung ayam live s128 merupakan ayam aduan yang sudah mempunyai teknik tarung yang bagus dan juga agresif.

Saat ini kami akan mengulas kepada anda bagaimana cara merawat ayam jantan agar menjadi ayam aduan yang agresif. Untuk anda yang menginginkan ayam aduan anda menjadi Ayam Laga Aduan yang agresif ada baiknya anda untuk mengikuti langkah langkah yang sudah kami sediakan dibawah sini. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beberapa tips cara latih dan merawat ayam agresif usai tanding :

• Ayam Aduan Di Jemur
Pastinya sudah suatu hal yang wajib banyak diketahui oleh pecinta ayam laga untuk menjemur ayam bangkok aduan pada waktu pagi hari. waktu penjemuran sekitar jam 8-10 pagi dan tidak boleh dicampur dengan ayam lain apa lagi ayam betina. usia ayam bangkok siap unuk dilatih dengan menjemur adalah sekitar delapan sampai sembilan bulan.Manfaat dari menjemur ayam petarung ini bertujuan melatih pernapasan ayam tersebut. pada saat dijemur kerja jantung semakin sempurna, dan tubuh menjadi langsing dan berisi. namun sebelum dijemur ayam bangkok perlu dimandikan dulu. setelah dimandikan ayam bangkok akan berusaha mengeringkan diri dengan mengeluarkan energi penguapan air.

• Melatih Gerakan Menjantur
Langkah selanjutnya yang harus anda lakukan setelah latihan pernafasan, ayam bangkok perlu diberikan latihan gerak, namun untuk tahap awal masih terbatas pada gerak sayap dan kaki. latihan ini akan melatih kekuatan kaki dan sayap dan juga meningkatkan latihan pernapasan pada ayam aduan tersebut.Untuk cara Melatih gerak ayam petarung ini adalah dengan memegang pangkal ekor, kemudian angkat ayam tinggi tinggi, hingga kepalanya menggantung ke bawah. Dengan cara seperti ini, ayam bangkok akan mengepakkan sayapnya dan meronta menggerakkan kedua kakinya. biarkan kejadian ini berlangsung semenit atau dua menit, kemudian diturunkan dan biarkan istirahat sejenak

• Latihan Renang
Seterusnya anda dapat melakukan latihan pada ayam laga tersebut dengan latihan renang. latihan renang ini bertujuan untuk menguatkan otor otot tubuhnya. pada saat ayam dimasukkan ke dalam air ayam tersebut akan dipaksa untuk mengepakkan sayap dan menyepakkan kaki dan menggerakkan seluruh tubuhnya agar tidak tenggelam.latihan berat ini memaksa otot tubuh bekerja keras, sehingga tubuh ayam bangkok menjadi kekar dan terlatih. latihan renang ini pada awalnya bisa seminggu dua kali dengan waktu 2 3 menit selanjutnya frekuensi bisa ditingkatkan.

• Latihan Loncat
Saat ayam jago bertarung gerakan meloncat adalah hal penting yang perlu dilatih kekuatannya. jika tidak terlatih maka ayam jago mudah jatuh saat bertarung dan tidak gesit saat menghindari serangan lawan. cara melatih meloncat pada ayam bangkok ini dilakukan dengan cara menyempurnakan posisi kuda kuda bagi ayam, caranya bisa dengan melempar lemparkannya ke atas di udara bebas.Pantat ayam mula mula kita sangga dengan telapak tangan kiri yang dibuka lebar lebar, lalu tangan kanan demikian pula, perlu dibuka lebar dan ditelentangkan untuk menyangga bagian tembolok. sesudah itu ayam diangkat dan dilempar ke atas dalam waktu bersamaan. Ketika melempar, tangan kanan (bagian tembolok) harus mendapat dorongan yang lebih keras, sehingga posisi ayam akan terangkat seperti posisi hendak menerjang lawan yaitu kaki diangkat ke atas.

• Latihan Lari
Cara melatih Ayam Bangkok Aduan dengan berlari adalah dengan cara memegang jago yang lain, sedangkan jago kita dibiarkan bebas di tanah. lalu kita berlari lari kecil sambil memancing agar sang jago mengejar lawan. tetapi jangan sampai dia sempat mematuk ayam jago yang sedang kita pegang tersebut.

Untuk yang tertarik bermain dan ingin mengikuti salah satu taruhan di arena pertarungan secara live straming, maka anda harus memilik salah satu situs Taruhan Judi Sabung Ayam Terpercaya seperti SV388 dan S128.

Baca Juga : Tips Cara Melatih dan Ciri Ayam Dengan Pukulan Mematikan

Dalam kesempatan kali ini, Saya akan memberikan beberapa tips dalam merawat ayam aduan setelah bertanding agar tetap bugar.

• Latihan Bertarung Untuk Ayam Bangkok
Ini merupakan sebuah tahap latihan yang paling akhir untuk melihat apakah ayam bangkok anda sudah siap untuk bertarung apa tidak, caranya adalah dengan melatih bertarung. Namun sangat penting untuk mencari lawan yang sepadan, dan latihan ini harus diawasi dengan sangat ketat.

• Melatih Kekuatan Ayam Bangkok Dengan Renang
Manfaat melatih ayam bangkok dengan renang adalah untuk menguatkan otot-otot ayam bangkok tersebut. Karena ketika ayam bangkok dimasukkan kedalam air, maka ayam terpaksa akan melakukan gerakan seperti mengepakkan sayap dan kaki serta menggerak gerakkan seluruh bagian tubuhnya agar tidak tenggelam didalam air.

Dengan latihan renang yang diberikan kepada ayam bangkok memiliki efek yang sangat bagus yaitu otot akan menjadi keras, sehingga tubuh ayam bangkok akan terlihat lebih kekar dan atletis. Pola latihan ini bisa dilakukan sebanyak dua kali dalam rentang waktu 2 sampai 3 menit saja, dan lamanya waktu bisa ditingkatkan seiring berjalannya latihan tersebut.

• Melatih Ayam Bangkok Untuk Meloncat
Ketika ayam bangkok sedang bertarung maka gerakan yang paling banyak dilakukan adalah dengan melakukan lompatan lompatan seperti meloncat, melatih ayam bangkok meloncat berfungsi untuk melatih kemampuan serta kekuatan untuk bertumpu. Selain itu ayam akan menjadi lebih aktif dan gesit sehingga dapat menghindari setiap serangan ketika sedang di adu.

Cara yang bisa anda gunakan untuk melatih loncatan pada ayam adalah dengan melempar lemparkan ke atas atau ke udara. Caranya adalah tangan kanan dan kiri anda menyangga pantat ayam tersebut setelah itu badan ayam diangkat seperti melempar setinggi tingginya dan dalam waktu yang bersamaan kaki ayam ayam akan melakukan cengkraman, hal ini bertujuan untuk merobek tubuh lawan dengan sangat kuat nantinya.

• Melatih Leher Ayam Bangkok
Memberikan latihan leher pada ayam bangkok hampir mirip latihan loncat. Caranya dengan mengangkat ayam ke atas juga. Namun yang disangga adalah pada bagian pantat (tepat di bawah brutu) dan bagian leher (di bawah kepala). Waktu mengangkat harus dilakukan secara bersamaan dan dengan kekuatan yang juga sama. Ketika diangkat maka urat dan leher ayam bangkok akan menjadi semakin keras.

• Merawat Ayam Bangkok Setelah Bertarung
Setelah bertarung ayam bangkok akan mengalami banyak sekali luka robekan di tubuhnya, segera obati luka luka tersebut dengan memberikan obat serta antiseptik namun terlebih dahulu luka tersebut harus dibersihkan dengan menggunakan air hangat.

Tips Cara Meningkatkan Mental dan Gaya Tarung Ayam Aduan

Tips Cara Meningkatkan Mental dan Gaya Tarung Ayam Aduan

Pembahasan Mengenai Tips Cara Meningkatkan Mental dan Gaya Tarung Ayam Aduan Keberanian yang kuat merupakan modal utama bagi ayam aduan untuk dapat mengalahkan lawan. Ayam yang punya keberanian tinggi dan tahan sakit akan membuat mental lawannya turun saat diadu. Saat mental lawan turun itulah, lawan akan semakin mudah untuk dikalahkan. Nah, menyadari bahwa mental berani bagi ayam sangat menunjang bagi kemenangannya di medan laga, maka sebagai botoh kita harus bisa melatih keberanian itu supaya muncul dari dirinya. Berdasarkan pengalaman saya, mental berani pada ayam bisa dilatih dengan beberapa cara. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beberapa tips cara meningkatkan mental dan gaya tarung ayam aduan :

♦ Cara Meningkatkan Mental Berani pada Ayam Bangkok
Satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk melatih keberanian pada ayam bangkok adalah dengan melakukan jajal tarung. Kendati begitu, kita tidak bisa melakukan jajal tarung pada ayam bangkok yang akan dilatih dengan sembarang lawan.

Ada aturan khusus yang harus diterapkan agar latihan jajal tarung menghasilkan perubahan mental yang optimal. Anda harus memilih lawan jajal tarung yang punya keunggulan. Berikut ini jenis lawan jajal tarung yang saya rekomendasikan untuk melatih mental berani pada ayam aduan Anda.

➢ 1. Jajal Tarung dengan Ayam yang Punya Pukulan Keras
Agar keberanian meningkat, ayam dapat ditarungkan dengan ayam lain yang punya pukulan keras. Kendati begitu, Anda harus memastikan bahwa ayam lawan tersebut secara teknik tarung masih seimbang dengan ayam Anda sehingga ayam Anda tidak sampai mengalami luka.

Bila dilatih tarung dengan ayam berpukulan keras secara rutin, tubuh ayam Anda akan terlatih untuk menerima pukulan. Secara alamiah, setiap pukulan keras dari ayam lawan akan membuat otot-otot ayam Anda akan menjadi lebih keras dan tahan pukulan. Ayam yang sudah sering menerima pukulan keras atau sangat keras akan bertambah keberaniannya. Tidak ada lagi lawan yang ditakutinya. Ciri ayam berpukulan keras antara lain berkaki kecil dengan jari merit.

➢ 2. Jajal Tarung dengan Ayam yang Lebih Agresif
Bila mental ayam yang dilatih cukup baik, sebaiknya dipilih lawan latih tarung yang lebih agresif. Namun bila mental ayam Anda tergolong sangat buruk, maka ayam tersebut jangan ditarungkan dengan ayam yang lebih agresif. Hal ini dapat menyebabkan ayam yang dilatih bukannya semakin berani, justru malah menjadi takut. Ayam yang sudah berani melawan ayam agresif, mentalnya akan semakin bagus. Ia tak akan mudah menyerah sekalipun menemukan lawan yang berat di laga yang sebenarnya.

➢ 3. Jajal Tarung dengan Ayam yang Lebih Tua
Ayam yang lebih tua biasanya akan menakuti ayam yang lebih muda. Bila ayam yang dilatih sudah berani menghadapi lawan yang lebih tua, terlebih dapat mengalahkannya, mental dan keberaniannya akan sangat meningkat.

Baca Juga : Cara Menang Banyak Roulette Casino Online Joker338

Untuk memperkaya gaya dan teknik tarung, ayam aduan perlu diberi pengalaman dan latihan bertarung dengan berbagai ayam yang memiliki beragam gaya tarung. Secara alamiah ayam akan menghadapi lawannya dengan gaya tarung yang berbeda tergantung gaya tarung lawannya. Dengan menarungkan keduanya, masing-masing ayam akan belajar tentang bagaimana teknik-teknik tarung yang dilancarkan oleh lawannya.

Latihan tarung dengan ayam sparing partner ini dilakukan seminggu sekali selama 1-2 x 15 menit, tergantung kondisi ayam yang dilatih. Setiap minggu ayam tersebut ditarungkan dengan ayam yang berbeda-beda.

♦ Tips Memperkaya Teknik Tarung Ayam Aduan
Sebelum menarungkan ayam, kita harus mempersiapkan lawannya terlebih dahulu. Ayam lawan bisa berasal dari ayam milik sesama pehobi ayam di sekitar lingkungan Anda. Baik ayam Anda maupun ayam lawan, terlebih dahulu dipersiapkan dengan memberinya makan segenggam nasi putih dan memandikannya. Jika memiliki jalu, sebaiknya jalu kedua ayam tersebut dibungkus dengan plester untuk menghindari luka berat. Setelah kedua ayam siap, selanjutnya ayam ditarungkan selama 15 menit (satu air).

• Memilih Ayam Sparing Partner
Jika ditujukan untuk memperkaya gaya dan teknik tarung, saat mengabar kita perlu mempertimbangkan kualitas tarung ayam yang menjadi lawan kita. sebaiknya dipilih ayam dengan kriteria tertentu agar tujuan Anda mencetak ayam dengan teknik tarung yang banyak bisa tercapai. Nah, berikut ini 3 kriteria ayam sparing partner yang dapat Anda pilih.

• a. Sparing partner dengan ayam seimbang
Yang pertama adalah sparing partner dengan kriteria sama atau seimbang dengan ayam kita. Bertarung dengan ayam yang seimbang akan membuat ayam kita semakin kuat dan terasah gaya dasarnya serta kemampuan terbesarnya. Dengan gaya yang sama, ayam akan betul-betul melatih kekuatan dan ketahanannya. Bila kekuatannya sama, maka ayam dapat bertahan lama atau seri. Ayam seperti ini dapat digunakan berkali-kali latihan asalkan jangan sampai kalah dalam tempo 15 menit uji tanding.

• b. Sparing partner dengan ayam pengalaman
Cara ini cukup berisiko karena ayam yang dilatih akan kalah tua, kalah keras, dan kalah pengalaman, bahkan mungkin juga kalah taji. Untuk mengurangi risiko, kondisi ayam yang dilatih harus benar-benar sempurna sehingga mentalnya bagus, tidak takut dengan ayam lain. Selain itu, taji ayam berpengalaman harus dibungkus kain atau plaster.

Dalam pertarungan ini, ayam berpengalaman biasanya akan tenang terkendali dalam melakukan serangan maupun tangkisan, sedangkan ayam yang dilatih belum bisa tenang, masih was-was.

Tenangnya ayam sebagai sparing partner sangat menguntungkan ayam yang dilatih karena dikira takut atau minimal tidak menakuti lawan. Akibatnya, ayam yang dilatih akan naik mentalnya dan semua kemampuannya akan secara penuh keluar. Ayam yang dilatih akan banyak melakukan serangan, sedangkan sparing partner-nya akan banyak bertahan dan mencari posisi, baru kemudian melakukan serangan.

• c. Sparing partner dengan ayam bergaya tarung beragam
Gaya bertarung ayam laga bermacam-macam, yaitu gaya atas dan gaya bawah. Dalam bertarung, ayam bergaya atas kepalanya tidak pernah turun, selalu mencari sasaran patukan di daerah kepala lawan. Pukulannya diarahkan di daerah leher sampai daerah kepala, sering dari arah depan Kalau bisa ngalung, pukulan yang dilancarkan adalah pukulan serong. Pukulan ini sangat sulit diantisipasi. Ayam seperti ini biasanya berpostur tinggi dan ramping, berbulu lebat, dan berbobot ringan.

Sementara ayam bergaya bawah sering mencari kesempatan memukul dari belakang dengan cara menunduk masuk di bawah tubuh di antara dua kaki lawan, kemudian muncul dari belakang dan berputar sambil mendorong lawan sehingga lawan hilang keseimbangan hampir tersungkur. Dalam keadaan ini, ayam akan mudah mematuk kepala bagian belakang dan mudah melancarkan pukulan. Bila pukulannya istimewa, lawan dapat langsung roboh.

Bila ayam dengan gaya tarung beragam tersebut dijadikan sparing partner, ayam yang dilatih akan belajar mengantisipasi gaya tarung lawan hingga ayam tersebut menemukan cara untuk menyerang dan memasukkan pukulannya. Namun, bila ayam tidak dapat belajar mengantisipasi gaya tarung lawan yang beragam, sebaiknya dicarikan lawan yang mempunyai gaya monoton. Demi amannya, dapat saja ayam tersebut tidak diikutkan ke arena laga.

Nah, demikianlah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk memperkaya gaya dan teknik tarung ayam aduan. Semakin sering dilatih dengan gaya beragam, ayam yang dilatih akan menemukan cara terbaik untuk mengantisipasi serangan lawan dan memasukkan pukulan. Akibatnya, saat ditarungkan di arena laga, ayam yang dilatih tidak akan terkejut dengan gaya tarung lawan dan sudah tahu cara menghadapinya. Semoga bermanfaat!