Taruhan Sabung Ayam Online

Cara Melatih Ayam Aduan Yang Masih Muda Cara Melatih Ayam Aduan Yang Masih Muda

Pembahasan Mengenai Cara Melatih Ayam Aduan Yang Masih Muda Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Melatih Ayam Aduan Yang Masih Muda. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Melatih Ayam Aduan Yang Masih Muda :

Latihan Bertarung Untuk Ayam Bangkok
Ini merupakan sebuah tahap latihan yang paling akhir untuk melihat apakah ayam bangkok anda sudah siap untuk bertarung apa tidak, caranya adalah dengan melatih bertarung. Namun sangat penting untuk mencari lawan yang sepadan, dan latihan ini harus diawasi dengan sangat ketat.

Melatih Kekuatan Ayam Bangkok Dengan Renang
Manfaat melatih ayam bangkok dengan renang adalah untuk menguatkan otot-otot ayam bangkok tersebut. Karena ketika ayam bangkok dimasukkan kedalam air, maka ayam terpaksa akan melakukan gerakan seperti mengepakkan sayap dan kaki serta menggerak gerakkan seluruh bagian tubuhnya agar tidak tenggelam didalam air.Dengan latihan renang yang diberikan kepada ayam bangkok memiliki efek yang sangat bagus yaitu otot akan menjadi keras, sehingga tubuh ayam bangkok akan terlihat lebih kekar dan atletis. Pola latihan ini bisa dilakukan sebanyak dua kali dalam rentang waktu 2 sampai 3 menit saja, dan lamanya waktu bisa ditingkatkan seiring berjalannya latihan tersebut.

Melatih Ayam Bangkok Untuk Meloncat
Ketika ayam bangkok sedang bertarung maka gerakan yang paling banyak dilakukan adalah dengan melakukan lompatan lompatan seperti meloncat, melatih ayam bangkok meloncat berfungsi untuk melatih kemampuan serta kekuatan untuk bertumpu. Selain itu ayam akan menjadi lebih aktif dan gesit sehingga dapat menghindari setiap serangan ketika sedang di adu.Cara yang bisa anda gunakan untuk melatih loncatan pada ayam adalah dengan melempar lemparkan ke atas atau ke udara. Caranya adalah tangan kanan dan kiri anda menyangga pantat ayam tersebut setelah itu badan ayam diangkat seperti melempar setinggi tingginya dan dalam waktu yang bersamaan kaki ayam ayam akan melakukan cengkraman, hal ini bertujuan untuk merobek tubuh lawan dengan sangat kuat nantinya.

Melatih Leher Ayam Bangkok
Memberikan latihan leher pada ayam bangkok hampir mirip latihan loncat. Caranya dengan mengangkat ayam ke atas juga. Namun yang disangga adalah pada bagian pantat (tepat di bawah brutu) dan bagian leher (di bawah kepala). Waktu mengangkat harus dilakukan secara bersamaan dan dengan kekuatan yang juga sama. Ketika diangkat maka urat dan leher ayam bangkok akan menjadi semakin keras.

Merawat Ayam Bangkok Setelah Bertarung
Setelah bertarung ayam bangkok akan mengalami banyak sekali luka robekan di tubuhnya, segera obati luka luka tersebut dengan memberikan obat serta antiseptik namun terlebih dahulu luka tersebut harus dibersihkan dengan menggunakan air hangat.

Pemberian Jamu Andalan
Anda bisa membangkitkan lagi gairah petarung yang seharusnya di miliki oleh ayam petarung dengan berbagai ramuan jamu herbal alami khusus sabung ayam agar nantinya mereka bisa kembali bertarung. Ramuan jamu khusus ayam petarung ini adalah jamu yang terbuat dari berbagai bahan herbal alami seperti gula merah, kunyit dan madu. Selain pemberian jamu, anda juga bisa menggunakan nutrisi lain seperti vitamin buatan. Hal ini akan efektif dalam mengembalikan semua hal yang kian menurun dari sang ayam petarung.

Berikan Pakan Alami Pada Ayam Petarung
Agar ayam petarung menjadi lebih agresif, maka sangat disarankan untuk menambahkan pakan alami berupa pakan hidup didalam menu makanan ayam petarung. Anda bisa memberikan pakan berupa jangkrik, kroto hidup atau bahkan anak tikus. Mental ayam akan kian membaik dan terasah jika anda membiarkan mereka mencari dan mengejar mangsanya tersebut.

Melakukan Latihan Lari
Lakukan latihan fisik lari ini selama kurang lebih 30 menit. Ini merupakan salah satu latihan potensial dalam melatih pernafasan dan energi ayam petarung. Ada banyak cara yang di lakukan dalam latihan lari. Salah satunya dalah dengan menggunakan alat berupa kurungan roda putar. Namun tidak jarang banyak yang menggunakan teknik biasa yang manual. Ayam petarung yang akan melakukan latihan lari nantinya harus di kurung sedemikian mungkin dan berlari mengellingi kurungan yang anda siapkan tersebut.

Baca Juga : Cara Buat Jalu dan Jenis Taji Ayam Petarung

Lakukan Penjemuran
Agar lemak di tubuh ayam tidak menumpuk dan memilihkan staminanya, maka anda memerlukan proses penjemuran ini. biasanya proses penjemuran sangat di anjurkan ketika memasuki siang yaitu diantara jam 9 hingga jam 10, beberapa saat setelah anda memandikan ayam tersebut. Biasakan melakukan penjemuran pada ayam aduan muda dan anda bisa menghentikannya jika ayam terlihat lelah atau sakit.

Pelatihan Fisik
Ketika anda ingin melatih pernafasan sekaligus latihan otot, maka anda di anjurkan untuk melakukan latihan fisik terhadap ayam tersebut. Anda bisa melakukan latihan fisik sesuai dengan keperluan ayam aduan tersebut seperti latihan renang, kliter dan lompatan.

Perawatan Awal
Induk ayam biasanya hanya membutuhkan 21 hari untuk mengerami telur mereka sebelum anak ayam lahir dan menetas. Ketika menetas maka anak ayam tersebut sidah terbilang berumur 1 hari. Ketika mengnjak usia ini, sebaiknya anda meletakkan anak ayam aduan tersebut di dalam wadah berupa kotak yang di lengkapi dengan lampu penghangat.

Perawatan Usia 3 Bulan
Ketika mereka mulai tumbuh dan berkembang dan kotak tersebut mulai sempit maka anda di haruskan memindahkannya ke wadah yang lebih besar lagi. Untuk pakan, anda bisa memberikan pakan poor atau kosentrat yang masih berukuran kecil. Usahakan anda selalu menjaga kebersihan kandang, karena anak ayam akan mudah terkena serangan penyakit yang bersarang di kandang yang kotor tersebut. Gunakan juga beberapa jenis vitamin dan berbagai obat pertumbuhan agar anak ayam bisa tumbuh sehat dan berkembang. Lakukan juga pemberian rutin makan dan minuman anak ayam aduan tersebut.

Perawatan Diusia 3 Bulan
Anda sudah bisa memberikan pakan berupa konsentrrat biasa yang berukuran lebih besar untuk pakan ayam aduan yang telah menginjak usia 3 bulan. Bahkan anda juga bisa memberikan pakan campuran beras, dedak dan jagung. Biasanya ayam aduan yang telah berusia 3 bulan ini akan mulai berusaha bertarung untuk mencari daerah kekuasaan dan berusaha menjadi pemimpin.

Tips Cara Meningkatkan Mental dan Gaya Tarung Ayam Aduan Tips Cara Meningkatkan Mental dan Gaya Tarung Ayam Aduan

Pembahasan Mengenai Tips Cara Meningkatkan Mental dan Gaya Tarung Ayam Aduan Keberanian yang kuat merupakan modal utama bagi ayam aduan untuk dapat mengalahkan lawan. Ayam yang punya keberanian tinggi dan tahan sakit akan membuat mental lawannya turun saat diadu. Saat mental lawan turun itulah, lawan akan semakin mudah untuk dikalahkan. Nah, menyadari bahwa mental berani bagi ayam sangat menunjang bagi kemenangannya di medan laga, maka sebagai botoh kita harus bisa melatih keberanian itu supaya muncul dari dirinya. Berdasarkan pengalaman saya, mental berani pada ayam bisa dilatih dengan beberapa cara. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beberapa tips cara meningkatkan mental dan gaya tarung ayam aduan :

♦ Cara Meningkatkan Mental Berani pada Ayam Bangkok
Satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk melatih keberanian pada ayam bangkok adalah dengan melakukan jajal tarung. Kendati begitu, kita tidak bisa melakukan jajal tarung pada ayam bangkok yang akan dilatih dengan sembarang lawan.

Ada aturan khusus yang harus diterapkan agar latihan jajal tarung menghasilkan perubahan mental yang optimal. Anda harus memilih lawan jajal tarung yang punya keunggulan. Berikut ini jenis lawan jajal tarung yang saya rekomendasikan untuk melatih mental berani pada ayam aduan Anda.

➢ 1. Jajal Tarung dengan Ayam yang Punya Pukulan Keras
Agar keberanian meningkat, ayam dapat ditarungkan dengan ayam lain yang punya pukulan keras. Kendati begitu, Anda harus memastikan bahwa ayam lawan tersebut secara teknik tarung masih seimbang dengan ayam Anda sehingga ayam Anda tidak sampai mengalami luka.

Bila dilatih tarung dengan ayam berpukulan keras secara rutin, tubuh ayam Anda akan terlatih untuk menerima pukulan. Secara alamiah, setiap pukulan keras dari ayam lawan akan membuat otot-otot ayam Anda akan menjadi lebih keras dan tahan pukulan. Ayam yang sudah sering menerima pukulan keras atau sangat keras akan bertambah keberaniannya. Tidak ada lagi lawan yang ditakutinya. Ciri ayam berpukulan keras antara lain berkaki kecil dengan jari merit.

➢ 2. Jajal Tarung dengan Ayam yang Lebih Agresif
Bila mental ayam yang dilatih cukup baik, sebaiknya dipilih lawan latih tarung yang lebih agresif. Namun bila mental ayam Anda tergolong sangat buruk, maka ayam tersebut jangan ditarungkan dengan ayam yang lebih agresif. Hal ini dapat menyebabkan ayam yang dilatih bukannya semakin berani, justru malah menjadi takut. Ayam yang sudah berani melawan ayam agresif, mentalnya akan semakin bagus. Ia tak akan mudah menyerah sekalipun menemukan lawan yang berat di laga yang sebenarnya.

➢ 3. Jajal Tarung dengan Ayam yang Lebih Tua
Ayam yang lebih tua biasanya akan menakuti ayam yang lebih muda. Bila ayam yang dilatih sudah berani menghadapi lawan yang lebih tua, terlebih dapat mengalahkannya, mental dan keberaniannya akan sangat meningkat.

Baca Juga : Cara Menang Banyak Roulette Casino Online Joker338

Untuk memperkaya gaya dan teknik tarung, ayam aduan perlu diberi pengalaman dan latihan bertarung dengan berbagai ayam yang memiliki beragam gaya tarung. Secara alamiah ayam akan menghadapi lawannya dengan gaya tarung yang berbeda tergantung gaya tarung lawannya. Dengan menarungkan keduanya, masing-masing ayam akan belajar tentang bagaimana teknik-teknik tarung yang dilancarkan oleh lawannya.

Latihan tarung dengan ayam sparing partner ini dilakukan seminggu sekali selama 1-2 x 15 menit, tergantung kondisi ayam yang dilatih. Setiap minggu ayam tersebut ditarungkan dengan ayam yang berbeda-beda.

♦ Tips Memperkaya Teknik Tarung Ayam Aduan
Sebelum menarungkan ayam, kita harus mempersiapkan lawannya terlebih dahulu. Ayam lawan bisa berasal dari ayam milik sesama pehobi ayam di sekitar lingkungan Anda. Baik ayam Anda maupun ayam lawan, terlebih dahulu dipersiapkan dengan memberinya makan segenggam nasi putih dan memandikannya. Jika memiliki jalu, sebaiknya jalu kedua ayam tersebut dibungkus dengan plester untuk menghindari luka berat. Setelah kedua ayam siap, selanjutnya ayam ditarungkan selama 15 menit (satu air).

• Memilih Ayam Sparing Partner
Jika ditujukan untuk memperkaya gaya dan teknik tarung, saat mengabar kita perlu mempertimbangkan kualitas tarung ayam yang menjadi lawan kita. sebaiknya dipilih ayam dengan kriteria tertentu agar tujuan Anda mencetak ayam dengan teknik tarung yang banyak bisa tercapai. Nah, berikut ini 3 kriteria ayam sparing partner yang dapat Anda pilih.

• a. Sparing partner dengan ayam seimbang
Yang pertama adalah sparing partner dengan kriteria sama atau seimbang dengan ayam kita. Bertarung dengan ayam yang seimbang akan membuat ayam kita semakin kuat dan terasah gaya dasarnya serta kemampuan terbesarnya. Dengan gaya yang sama, ayam akan betul-betul melatih kekuatan dan ketahanannya. Bila kekuatannya sama, maka ayam dapat bertahan lama atau seri. Ayam seperti ini dapat digunakan berkali-kali latihan asalkan jangan sampai kalah dalam tempo 15 menit uji tanding.

• b. Sparing partner dengan ayam pengalaman
Cara ini cukup berisiko karena ayam yang dilatih akan kalah tua, kalah keras, dan kalah pengalaman, bahkan mungkin juga kalah taji. Untuk mengurangi risiko, kondisi ayam yang dilatih harus benar-benar sempurna sehingga mentalnya bagus, tidak takut dengan ayam lain. Selain itu, taji ayam berpengalaman harus dibungkus kain atau plaster.

Dalam pertarungan ini, ayam berpengalaman biasanya akan tenang terkendali dalam melakukan serangan maupun tangkisan, sedangkan ayam yang dilatih belum bisa tenang, masih was-was.

Tenangnya ayam sebagai sparing partner sangat menguntungkan ayam yang dilatih karena dikira takut atau minimal tidak menakuti lawan. Akibatnya, ayam yang dilatih akan naik mentalnya dan semua kemampuannya akan secara penuh keluar. Ayam yang dilatih akan banyak melakukan serangan, sedangkan sparing partner-nya akan banyak bertahan dan mencari posisi, baru kemudian melakukan serangan.

• c. Sparing partner dengan ayam bergaya tarung beragam
Gaya bertarung ayam laga bermacam-macam, yaitu gaya atas dan gaya bawah. Dalam bertarung, ayam bergaya atas kepalanya tidak pernah turun, selalu mencari sasaran patukan di daerah kepala lawan. Pukulannya diarahkan di daerah leher sampai daerah kepala, sering dari arah depan Kalau bisa ngalung, pukulan yang dilancarkan adalah pukulan serong. Pukulan ini sangat sulit diantisipasi. Ayam seperti ini biasanya berpostur tinggi dan ramping, berbulu lebat, dan berbobot ringan.

Sementara ayam bergaya bawah sering mencari kesempatan memukul dari belakang dengan cara menunduk masuk di bawah tubuh di antara dua kaki lawan, kemudian muncul dari belakang dan berputar sambil mendorong lawan sehingga lawan hilang keseimbangan hampir tersungkur. Dalam keadaan ini, ayam akan mudah mematuk kepala bagian belakang dan mudah melancarkan pukulan. Bila pukulannya istimewa, lawan dapat langsung roboh.

Bila ayam dengan gaya tarung beragam tersebut dijadikan sparing partner, ayam yang dilatih akan belajar mengantisipasi gaya tarung lawan hingga ayam tersebut menemukan cara untuk menyerang dan memasukkan pukulannya. Namun, bila ayam tidak dapat belajar mengantisipasi gaya tarung lawan yang beragam, sebaiknya dicarikan lawan yang mempunyai gaya monoton. Demi amannya, dapat saja ayam tersebut tidak diikutkan ke arena laga.

Nah, demikianlah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk memperkaya gaya dan teknik tarung ayam aduan. Semakin sering dilatih dengan gaya beragam, ayam yang dilatih akan menemukan cara terbaik untuk mengantisipasi serangan lawan dan memasukkan pukulan. Akibatnya, saat ditarungkan di arena laga, ayam yang dilatih tidak akan terkejut dengan gaya tarung lawan dan sudah tahu cara menghadapinya. Semoga bermanfaat!